Udah lama ya aku ga nulis, hhe.. sebenarnya
sekarang juga bingung mau nulis apa, tapi kangen nulis aja, hhe..
Hmm..mungkin dimulai dari yang baru aja aku
lakuin, yaitu kumpul anak ayaaaaaam, hehe.. itu bikin refresh banget tiap minggunya,
ngangenin banget =D
HUJAN
Tapi sekarang bt ini beteee, gara2 ujan, jadi
tv di kosan sinyalnya hilang-timbul gituuu.. yauda deh daripada bete ngeliatnya
akhirnya matiin aja.. tapi ya, kita harus menikmati, mensyukuri turunnya hujan
=)
Well, tapi aku itu suka banget suasana abis
ujaaan.. apalagi kalau itu pagi siang atau sore sih, hhe, bukan malem.. apalagi
kalau pas itu aku lagi jalan pulang dari fk, hhe..
Itu sebenarnya karena slalu ngingetin aku sama
suasana kalau aku ada di 28 pagi-pagi waktu aku kelas 1 SMA dlu, di kelas X-5,
waktu orang-orang belum pada dateng, tapi kelas-kelas udah pada terang gitu..
dan itu aku abis dianterin ayah.. well, i really miss that moment so much =)
BAHASA
PADANG
trus haha masa aku disuruh belajar bahasa
padang sama bunda ke anak-anak padang yang ada di kosan, katanya karena kakak
itu asli padang lho, ga ada campuran lain lagi, jadi harus bisa, haha.. yah aku
mohon bantuannya teman-teman, hahahha XD
WAKTU
Daaaaaaan ga berasa banget ujian tinggal satu
minggu lagi, trus abis itu liburan panjang, kasarnya 10 minggu.. ga berasa ya
tiba-tiba udah tingkat 3 aja, waktu berputar begitu cepat.. kaya kemaren pas
lagi mau sooca, aku rasanya juga baru abis sooca EMS-NBSS banget, hha, soalnya
ini kamarku masih berantakan bekas yang EMS-NBSS, hahha..
Waktu di dunia ini
emang sebentar banget ya.. bayangin aja satu hari di akhirat itu = 1000 tahun
di dunia! Jadi dunia tuh ga ada apa-apanya banget..
MAJALAH
Trus dari kemaren
itu aku kepikiran terus abis baca GoGirl! karena kenapa ya ko ga ada sampul
majalah muslimah yang secerah semenarik majalah-majalah cwe kaya gini.. ntah
itu gogirl!, girlfriend ataupun yang lainnya.. kenapa ga ada majalah muslimah
yang isinya penuh sama font-font lucu, covernya simple cerah ceria, yang
bener-bener remaja, dan ga terkesan trlalu berat.. atau aku ya yang ga pernah
baca yang kaya gitu ya? Pingin deh ilmu-ilmu ini dikemas dalam kemasan yang
benar-benar menarik, dan menyesuaikan sama targetnya. Dan well, alhamdulillah
banget banget banget, standing and big applause buat komik "33 Pesan
Nabi" yang udah kaya gitu. Itu keren banget komiknyaaa.. Dikemas dengan
menarik tapi isinya ngena dan oke banget.. Daaan bisa bikin kita hafal hadits
dalam sekejap, ya walau hafalnya ga pake bahasa Arab.. berharap banget bakal
banyak lagi buku-buku kaya gitu =)
Well, that's
it..mungkin segini aja hari ini, hehe..
Kedengaran jahat ya? Eits tapi tunggu dulu, ada penjelasannya ko dibawah,
tapi memang benar, aku enggan banget ngasih ke pengemis.
Ngerasa ga sih guys? Bagi kamu-kamu anak jatinangor, di depan gerbang
jalan kaki unpad itu pengemisnya asa tambah banyak ya?
Aku sih sedih ngeliat realita yang ada saat ini, di tiap lampu merah atau
tempat makan gitu pengemis datang silih berganti, yah ada yang netap itu-itu
aja sih. Ada juga yang dateng ke kota dari kampung cuma buat jadi pengemis.
Yang bikin miris itu adalah, di unpad itu ada bapak-bapak yang udah tua
renta, lebih cocok disebut kakek sih, tapi dia pagi masih muter-muter jualan
koran dan abis itu di depan jualan tali sepatu. Sedangkan, disekelilingnya
banyak ibu-ibu, masih muda, yakin deh mereka masih kuat, tapi jadi pengemis! Ampuuunn..
sekarang pengemis udah jadi profesi ya..
Trus yakin mereka miskin? Sehari mereka bisa dapet berapa? Pengemis tuh
sehari bisa dapet banyak lho, bisa lebih dari 100.000, kita aja yang mahasiswa
50.000 sehari aja udah banyak. Yah walau kadang uangnya ga murni buat si
pengemis itu, tapi ada germonya juga. Trus malah sekarang banyak anak-anak diculik
dan dipaksa untuk jadi pengemis yang uangnya itu buat germonya, saking pengemis
itu asa menghasilkan banyak duit.
"Orang miskin yang
sesungguhnya adalah yang sopan dan tidak meminta-minta." (HR. Bukhari
dan Muslim)
"Meminta-minta tidak
dihalalkan kecuali bagi tiga orang. Pertama, seseorang yang menanggung
tanggungan (hamalah) maka dibolehkan minta-minta hingga mendapatkan
kebutuhannya kemudian berhenti. Kedua, seorang tetimpa bala bencana hingga
habis semua hartanya, maka bolah meminta-minta hingga mendapat apa yang dapat
mencukupi kebutuhannya. Ketiga, seseorang yang benar-benar miskin, dapat
disaksikan oleh tiga orang terkemuka dari kaummya bahwa fulan benar-benar
miskin. Maka dibolehkan baginya meminta-minta hingga mendapat apa yang
mencukupi diri atau memperolah kesederhanaan hidup. Selain dari tiga macam itu
dari minta-minta, hai qubaishah hanya merupakan haram yang akan dimakan oleh
peminta-minta itu sebagai barang yang haram semata-mata." (HR. Muslim)
Nah, dia mau sampai kapan kaya gitu? Mungkin buat mereka enakan kaya gitu
kali ya? Duduk doang, ga mikir apa-apa, uang datang begitu saja.. kalau
dibandingin nih sama karyawan atau pembantu deh ditempat lainnya, mereka udah
banting tulang tapi sebulan bisa deh dapet cuma 600ribuan.
Bahkan, temen ayah pernah ngobrol gitu sama seorang pengemis, disini sih
iya dia pengemis, tapi di kampungnya dia punya rumah gede dan sawah-sawah, cuy!
“Siapa yang meminta-minta padahal ia mampu maka
sesungguhnya ia hanya memperbanyak untuk dirinya bara api jahanam.”
(HR Abu Daud dan Ibnu Hibban).
Perbuatan meminta bantuan bukanlah tercela dalam Islam. Namun, Islam
mencela perbuatan suka meminta-minta sebagai kebiasaan atau profesi.
Allah menghinakan orang yang
menjadikan meminta-minta sebagai profesi atau kebiasaan. Kelak di Yaumul Akhir,
para peminta dibangkitkan dengan tanpa wajah. Ini sebagai akibat bagi orang
yang semasa hidupnya tidak memiliki rasa malu untuk senantiasa meminta belas
kasihan orang lain, padahal mampu bekerja secara halal.
Mereka
dianggap kurang mensyukuri karunia Allah, berupa tubuh sehat dan tenaga yang
kuat untuk mencari penghidupan. “Senantiasa orang meminta-minta hingga datang pada hari kiamat
kelak, tidak ada sekerat daging pun di wajahnya.” (HR Bukhari dan
Muslim).
Demikian pula, Rasulullah
memandang rendah orang yang hanya menggantungkan dirinya kepada bantuan orang
lain. “Siapa
yang membuka pintu meminta-minta maka Allah pasti akan membuka pintu kefakiran.”
(HR Ahmad dari Jabir bin Abdullah).
Tidak akan pernah kaya, orang yang
mengandalkan dari meminta-meminta, kecuali akan menambah kemiskinannya.
Kekayaan itu bermula dari kemauan kuat untuk tidak meminta-minta. “Siapa yang
menjaga kehormatan diri (iffah), tidak meminta-minta, Allah akan menjaganya.
Siapa yang mohon kecukupan kepada Allah, dia akan dicukupkan,”
tegas Rasulullah dalam hadis riwayat Ahmad.
Mentalitas memberi adalah
mentalitas orang kaya. Diawali dari menjaga kehormatan untuk tidak
meminta-minta maka simpul-simpul kekayaan itu terbuka.
Rasulullahmengajarkan kepada sahabat-sahabatnya untuk menjaga harga diri
dengan bekerja. Kerja keras, apa pun bentuknya, mendapat tempat mulia dalam
Islam.
Dalam sebuah hadis dari Abu
Hurairah, Rasulullah bersabda, “Siapa mencari dunia secara halal, membanting tulang demi keluarga,
dan cinta tetangga, maka pada hari kiamat Allah akan membangkitkannya dengan
wajah berbinar layak rembulan bulan purnama.”
Nah, sebenarnya kita bisa melihat
pengemis ini sebagai ladang amal lho teman-teman.. mungkin kebanyakan dari
kalian berpikir, ya infak kan? Bukan! Bukan itu yang aku maksud.. masa kita mau
membiarkan orang-orang yang ada di sekeliling kita tidak disukai oleh Allah? Mungkin
mereka gatau kalau Islam memandang pengemis itu seperti itu, jadi pertama, bisa
aja kita beri mereka pencerdasan. Tapi itu asa sulit ya? Kalaupun mereka tau,
sepertinya ga banyak yang bakal ninggalin profesi itu juga.
Kalau aku sih, punya ide, gimana
kalau kita boikot aja? Bukan dengan larangan ga boleh ngemis disini. Tapi dengan
mengurangi memberi mereka. Kenapa? Biar mereka berpikir ini bukan lagi profesi
yang enak, yang gampang, yang duduk doang bisa dapet duit. Mending ngasih ke
mereka yang jelas membutuhkan, seperti pemulung, pengamen, dll. Pemulung itu
kerjanya berat cuy, tapi yang mereka dapet itu ga seberapa. Kalau pengamen
masih mending deh mereka ada usaha dikit.
Tapi, apa sih gunanya kita
berinfak atau sodaqoh? Salah satunya itu untuk menghindarkan diri kita dari
sikap pelit, juga untuk membuka sense of crisis kita. Kalau kita nyari dimana
orang yang benar-benar membutuhkan, kita jadi liat kondisi dia tinggal kan? Mata
hati pikiran kita bisa jadi terbuka dengan itu, dan dengan itu juga hadir sikap
rendah hati dalam diri kita.
Bukan mau bikin mereka jadi
gimana-gimana, tapi ya sesuai sama yang tadi udah bilang, mental para pengemis
itu yang harus kita bangun lagi. Pengemis pun kebanyakan orang Islam kan? Ayo sama-sama
kita bangun kembali harga diri mereka. Yah walau ini cara yang indirect, ga
langsung menyadarkan mereka.Tapi yah
minimal dengan mereka ga berbuat kaya gitu dulu.
Tapi ya kita liat dulu, kalau
memang kondisi fisik dia yang memang udah ga memungkinkan dia buat kerja lagi,
ya kyanya susah juga ngasih pilihan kerjaan lain buat orang itu, orang-orang
itu boleh banget kita bantu.. yang bikin aku miris itu sih ya yang itu, yang masih
muda, seger, tapi jadi pengemis. Atau anak-anak yang diculik atau dipaksa jadi
pengemis itu mudah-mudahan bisa tereduksi juga dengan germo yang berpikir
kerjaan ngemis ini bukan lagi sesuatu yang menguntungkan.
Oke deh, mungkin segini aja uneg-unegnya, hahha, panjang ya..